My Soul Is Here

Cinta Bagaikan Kontrak Politik

Posted on: 14 Maret 2009

Siapa yang tidak kenal dengan yang namanya cinta, tentu semuanya mengetahui tentang perasaan cinta ini, dimana dalam cinta ini terdapat perasaan sayang, kemudian perasaan saling menjaga, atau sebagainya lah, nah menarik memang jika kita berbicara tentang cinta, sebab dari sini kita bisa menguak apa sebenarnya cinta tersebut.

Sebagai seorang lelaki saya memandang cinta sebagai perasaan sayang menyayangi dengan lawan jenis atau saling menjaga atau peduli, cinta tidak hanya kepada lawan jenis, tetapi juga kepada orang-orang terdekat kita. Namun cinta identik dengan perasaan saling menyayangi terhadap lawan jenis, oleh karena itu cinta bagaikan kontrak politik.

Mengapa disini saya katakan cinta seperti kontrak politik, karena perasaan saling menyayangi antara lawan jenis mempunyai suatu ikatan yang saling menguntungkan antara keduanya, nah apabila perasaan saling menguntungkan itu tidak ada, maka akan terjadi putus cinta, atau bahkan perceraian bagi orang yang sudah berkeluarga.

Perasaan saling menguntukkan itu secara alami dapat tumbuh antara dua pasangan, lihat saja wanita-wanita yang menerima cinta dari seorang pria, pasti dia mempunyai perhitungan tersendiri terhadap pria pilihannya, nah disitulah timbul perasaan saling menguntungkan, begitu pula pria yang mencintai seorang wanita, dia juga mempunyai perhitungan terhadap wanita pilihannya.

Selama proses tersebut saling menguntungkan maka akan damai-damai saja, sama halnya dengan kontrak politik, seringkali para caleg-caleg melakukan kontrak politik dengan rakyat, tujuannya adalah sama yaitu saling memberikan keuntungan, si caleg mendapatkan keuntungan mendapat suara yang banyak, sedangkan rakyat mendapatkan dispensasi atas suaranya tersebut, namun sayangnya apabila sudah tidak menguntungkan si caleg akan melupakan janjinya dan bercerai dengan rakyat secara teratur.

3 Tanggapan to "Cinta Bagaikan Kontrak Politik"

Cinta itu ngak ada ukurannya he he … tidak bermula, tidak bertepi, yidak berakhir … seperti cinta Allah, dan memang cinta itu merujuk ke dan dari Allah SWT Bro …

Lamnya postingannya, perbarui Coy

payu acannya!!!! yat Lah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: